detik-news.com
Jakarta - Dewasa ini, perangkat komunikasi smartphone keluaran Research In Motion (RIM) BlackBerry (BB) sudah menjadi gadget andalan hampir semua lapisan masyarakat. Mulai dari pejabat, eksekutif, sampai ibu rumah tangga dan pelajar, semua menenteng BB di mana pun mereka berada.
Sampai beberapa saat lalu, perangkat BlackBerry yang banyak beredar di Indonesia adalah yang berbasiskan teknologi GSM. Namun baru-baru ini, untuk pertama kalinya di Indonesia, diperkenalkan BlackBerry dengan teknologi CDMA. Provider CDMA pertama yang melansir BB adalah Smart.
Ketika pertama kalinya dipamerkan di pameran teknologi informasi, Indocomtech 2009 di JCC Senayan, Jakarta, BlackBerry CDMA yang bisa dibeli dengan harga Rp 499 ribu/bulan (cicilan 12 bulan) ini langsung menarik perhatian pengunjung. Terlihat antrean panjang orang-orang di booth Smart, mulai dari sekedar ingin tahu sampai berniat membeli perangkat ini walau masih inden.
Usut punya usut BlackBerry dari Smart ini memang beda! Keunggulan Smart di kecepatan data memungkinkan pengguna BlackBerry Smart untuk browsing, download dan upload hingga 3.1 Mbps dan video streaming seperti you tube.
Istimewanya lagi tidak hanya layanan Servis BlackBerrynya gratis selama setahun tapi layanannya internetnya juga gratis, sehingga dapat digunakannya sebagai modem mobile broadband (3.1 Mbps) tanpa harus merogoh kocek lebih dalam. Hal ini terntu saja menarik perhatian para pengguna yang mendambakan kepraktisan namun tetap hemat.
Tertarik untuk ikut mengantri?
Minggu, 22 November 2009
Blackberry CDMA Curi Perhatian di Indocomtech 2009
Diposting oleh
AL-MUFID TRONIK
di
17.18
0
komentar
Label: Iptek
Jumat, 20 November 2009
Pantau Gempa di Dunia Langsung dari Netbook
Jakarta - Indonesia terletak di jalur cincin gempa sehingga rawan mengalami gempa. Akhir-akhir ini, serangkaian gempa berkekuatan besar mengguncang sejumlah wilayah di tanah air. Misalnya, gempa berkekuatan 7,6 SR yang meluluhlantakkan Padang, Sumatera Barat bulan September lalu. Gempa yang melanda Ranah Minang ini telah merenggut banyak korban jiwa. Selain itu banyak pula orang yang harus kehilangan harta bendanya.
Selain di Padang, gempa juga terjadi di wilayah Indonesia lainnya. Seperti di Tasikmalaya, Sukabumi, Maluku dan sebagainya. Bahkan disadari atau tidak, sejumlah gempa kecil sering 'menggelitik' wilayah-wilayah lain di sekitar kita. Melalui internet, kita bisa ikut memantau pusat gempa. Tidak perlu alat canggih, cukup memanfaatkan sebuah add on gratisan untuk browser Mozilla Firefox.
Dengan add on bernama eQuake Alert ini, kita dapat mengetahui dimana gempa sedang terjadi. Tidak hanya untuk wilayah Indonesia, eQuake juga akan menampilkan aktivitas gempa di seluruh dunia. eQuake akan menginformasikan kepada para penggunanya jika sedang terjadi gempa, baik tanggal kejadian, lokasi maupun besarnya gempa tersebut. Uniknya, jendela browser akan bergoyang seketika saat gempa baru saja terjadi.
Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pun cukup mudah, pengguna hanya perlu mengunduhnya melalui situs resmi Mozilla. Setelah didownload, restart browser Mozilla Firefox untuk mengaktifkan add on tersebut. Setelah berhasil ter-install pada Firefox, informasi gempa pun akan muncul di bagian kanan bawah browser pengguna.
Tentunya untuk dapat mengakses peta informasi bencana Sumatera Barat dan bisa memantau gempa di seluruh dunia dengan add on eQuake Alert ini diperlukan piranti yang mumpuni. Salah satu pilihan yang dapat diandalkan adalah paket netbook plus koneksi berbasis CDMA 2000 1xRev.A pada frekuensi 1900 MHz dari operator Smart Telecom. Netbook seharga 4 jutaan itu itu sudah mencakup prosesor Atom N270 1.6 GHz, RAM 1 GB dan lisensi Windows XP Home Edition orisinal.
Sedangkan koneksinya adalah teknologi 3.5G CDMA dengan kecepatan download hingga 3.1 Mbps dan upload hingga 1.8 Mbps. Makin asyik lagi, Smart juga menyediakan bonus koneksi Unlimited 100 hari untuk pembelian paket Netbook itu. Alhasil dengan Smart, Anda bisa terus memantau peristiwa gempa di seluruh dunia.
Diposting oleh
AL-MUFID TRONIK
di
01.48
0
komentar
Label: Iptek
Sabtu, 14 November 2009
Jumlah Pengguna Facebook Mencapai 325 Juta
Senin, 09 November 2009
Jakarta, (tvOne)
Situs Pertemanan Facebook, peminatnya kian hari terus meningkat. Pasalnya, akhir pekan lalu total jumlah pengguna Facebook mencapai 325 juta. Hasil itu tampaknya akan mencapai target 500 juta pengguna yang ditetapkan oleh pendirinya Mark Zuckerberg, Mei lalu.
Seperti dilansir VIVAnews, Facebook sangat serius meraih target mereka. Untuk itu mereka juga menyediakan berbagai tool dan aplikasi yang membuat pengguna mereka tertarik dan terus mencoba aplikasi-aplikasi baru yang ada. Facebook juga terus menerus diperbaiki, layanan diupgrade secara konstan dan kesalahan atau kelebihan yang dilakukan oleh jejaring sosial lain mereka amati.
Tidak seperti MySpace, Bebo, atau Hi5 yang penuh dengan bot spamming dan pengguna palsu. Facebook telah mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah hal tersebut meracuni jejaring sosialnya. Ini merupakan alasan mengapa angka 325 juta pengguna merupakan angka penting. Pasalnya, Facebook memiliki lebih dari 300 juta pengguna betulan di situs tersebut. Dari statistik resmi yang dirilis, 50 persen pengguna Facebook log in setiap hari di jejaring tersebut.
Ukuran sukses Facebook lainnya adalah bahwa 70 persen penggunanya merupakan pengguna dari luar Amerika Serikat. Dengan basis pengguna yang imbang, layanan tersebut berhasil melebihi kompetitornya seperti MySpace yang hanya populer di Amerika Serikat ataupun Hi5 yang hanya ramai di kawasan Eropa Timur dan Amerika Latin.
Diposting oleh
AL-MUFID TRONIK
di
03.39
0
komentar
Label: Iptek