Minggu, 22 November 2009

Blackberry CDMA Curi Perhatian di Indocomtech 2009

detik-news.com
Jakarta - Dewasa ini, perangkat komunikasi smartphone keluaran Research In Motion (RIM) BlackBerry (BB) sudah menjadi gadget andalan hampir semua lapisan masyarakat. Mulai dari pejabat, eksekutif, sampai ibu rumah tangga dan pelajar, semua menenteng BB di mana pun mereka berada.

Sampai beberapa saat lalu, perangkat BlackBerry yang banyak beredar di Indonesia adalah yang berbasiskan teknologi GSM. Namun baru-baru ini, untuk pertama kalinya di Indonesia, diperkenalkan BlackBerry dengan teknologi CDMA. Provider CDMA pertama yang melansir BB adalah Smart.

Ketika pertama kalinya dipamerkan di pameran teknologi informasi, Indocomtech 2009 di JCC Senayan, Jakarta, BlackBerry CDMA yang bisa dibeli dengan harga Rp 499 ribu/bulan (cicilan 12 bulan) ini langsung menarik perhatian pengunjung. Terlihat antrean panjang orang-orang di booth Smart, mulai dari sekedar ingin tahu sampai berniat membeli perangkat ini walau masih inden.

Usut punya usut BlackBerry dari Smart ini memang beda! Keunggulan Smart di kecepatan data memungkinkan pengguna BlackBerry Smart untuk browsing, download dan upload hingga 3.1 Mbps dan video streaming seperti you tube.

Istimewanya lagi tidak hanya layanan Servis BlackBerrynya gratis selama setahun tapi layanannya internetnya juga gratis, sehingga dapat digunakannya sebagai modem mobile broadband (3.1 Mbps) tanpa harus merogoh kocek lebih dalam. Hal ini terntu saja menarik perhatian para pengguna yang mendambakan kepraktisan namun tetap hemat.
Tertarik untuk ikut mengantri?

Read More......

Jumat, 20 November 2009

Pantau Gempa di Dunia Langsung dari Netbook

Jakarta - Indonesia terletak di jalur cincin gempa sehingga rawan mengalami gempa. Akhir-akhir ini, serangkaian gempa berkekuatan besar mengguncang sejumlah wilayah di tanah air. Misalnya, gempa berkekuatan 7,6 SR yang meluluhlantakkan Padang, Sumatera Barat bulan September lalu. Gempa yang melanda Ranah Minang ini telah merenggut banyak korban jiwa. Selain itu banyak pula orang yang harus kehilangan harta bendanya.

Selain di Padang, gempa juga terjadi di wilayah Indonesia lainnya. Seperti di Tasikmalaya, Sukabumi, Maluku dan sebagainya. Bahkan disadari atau tidak, sejumlah gempa kecil sering 'menggelitik' wilayah-wilayah lain di sekitar kita. Melalui internet, kita bisa ikut memantau pusat gempa. Tidak perlu alat canggih, cukup memanfaatkan sebuah add on gratisan untuk browser Mozilla Firefox.

Dengan add on bernama eQuake Alert ini, kita dapat mengetahui dimana gempa sedang terjadi. Tidak hanya untuk wilayah Indonesia, eQuake juga akan menampilkan aktivitas gempa di seluruh dunia. eQuake akan menginformasikan kepada para penggunanya jika sedang terjadi gempa, baik tanggal kejadian, lokasi maupun besarnya gempa tersebut. Uniknya, jendela browser akan bergoyang seketika saat gempa baru saja terjadi.

Untuk dapat menggunakan aplikasi ini pun cukup mudah, pengguna hanya perlu mengunduhnya melalui situs resmi Mozilla. Setelah didownload, restart browser Mozilla Firefox untuk mengaktifkan add on tersebut. Setelah berhasil ter-install pada Firefox, informasi gempa pun akan muncul di bagian kanan bawah browser pengguna.

Tentunya untuk dapat mengakses peta informasi bencana Sumatera Barat dan bisa memantau gempa di seluruh dunia dengan add on eQuake Alert ini diperlukan piranti yang mumpuni. Salah satu pilihan yang dapat diandalkan adalah paket netbook plus koneksi berbasis CDMA 2000 1xRev.A pada frekuensi 1900 MHz dari operator Smart Telecom. Netbook seharga 4 jutaan itu itu sudah mencakup prosesor Atom N270 1.6 GHz, RAM 1 GB dan lisensi Windows XP Home Edition orisinal.

Sedangkan koneksinya adalah teknologi 3.5G CDMA dengan kecepatan download hingga 3.1 Mbps dan upload hingga 1.8 Mbps. Makin asyik lagi, Smart juga menyediakan bonus koneksi Unlimited 100 hari untuk pembelian paket Netbook itu. Alhasil dengan Smart, Anda bisa terus memantau peristiwa gempa di seluruh dunia.

Read More......

Sabtu, 14 November 2009

Fachrul Lutfi Mengaku Temukan Obat Anti Virus Dengue

Pontianak, (tvOne)

Mantan karyawan perusahaan farmasi di Kota Pontianak, Fachrul Lutfi mengaku menemukan formulasi obat anti virus dengue dari jenis obat tradisional yang dapat membunuh virus penyebab demam berdarah dengue (DBD). "Dari tahun 1990-2003 saya bekerja sebagai asisten apoteker di perusahaan farmasi Pontianak dan tugas sehari-hari meracik obat herbal sesuai pesanan dari resep dokter," kata Fachrul Lutfi dalam keterangan pers di Pontianak, Kamis (5/11).

Ia mengatakan, berbekal pengalaman sebagai seorang peracik obat herbal, secara tidak sengaja meracik dua jenis obat tradisional asli Indonesia dan dari luar di pada 2006. Obat bernama Fomav-D itu diduga telah menyembuhkan anak salah seorang sahabatnya yang divonis dokter mengalami penyakit DBD. "Saya memformulasikan dua jenis obat tersebut kemudian diberikan kepada anak itu. Ternyata hasilnya suhu tubuh anak itu yang semula tinggi, menjadi turun dan dinyatakan sembuh oleh dokter yang menanganinya," kata Fachrul.

Meskipun telah dinyatakan sembuh, keesokan harinya tetap dilakukan uji laboratorium hasilnya pasien negatif dari infeksi virus dengue. "Sejak saat itu saya mensosialisasikan Fomav-D untuk membantu teman-teman dan kerabat terdekat guna penyembuhan dari infeksi virus dengue," katanya.

Menurut ia, hingga kini puluhan pasien positif DBD disembuhkan berkat Fomav-D. Terakhir Fomav-D diberikan kepada dr Herni yang dinyatakan positif DBD oleh dokter yang menanganinya dan berhasil sembuh.

Ia berharap, pemerintah daerah dan pusat merespon penemuannya agar upaya penyembuhan pasien DBD bisa cepat ditangani. "Karena selama ini belum ditemukan obat yang manjur dan hanya berfungsi menambah daya tahan pasien agar bisa melewati masa inkubasi selama tujuh hari. Bukan membunuh virus dengue seperti Fomav-D," ujarnya.

Fachrul menambahkan, berdasarkan pengalaman dirinya obat herbal termasuk Fomav-D temuannya tidak memberikan efek samping. "Kecil kemungkinan ada efek samping, kalau kurang atau kelebihan dosis paling penyakit pasien tidak langsung sembuh," kata Fachrul.

Sementara itu, dr Herni salah seorang pasien DBD yang sembuh setelah mengonsumsi Fomav-D, menduga penyakit DBD yang dialaminya sembuh setelah mengonsumsi obat tersebut. Ia menyatakan, mengenal Fachrul Lutfi karena dikenalkan oleh mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak dr Lily Sadiah. "Dokter Lily pernah kena DBD Juli lalu," katanya.

Ia mengatakan, Fachrul memberi lima tablet Fomav-D untuk mengobati penyakit DBD yang telah menurunkan trombosit hingga 24.000/mili meter dan HCT 52,0 persen. "Setelah dua kali mengonsumsi obat Fomav-D, trombosit langsung naik menjadi 108.000/mm, dan HCT 39,9 persen sehingga dokter yang merawat menyatakan saya sembuh dan boleh pulang," katanya.

Herni mengakui, selain mengonsumsi Fomav-D, ia juga menggunakan obat yang diberikan dokter, tetapi hanya untuk menjaga daya tahan tubuh bukan membunuh virus dengue. Meski telah menyatakan menemukan obat anti virus dengue, namun Fachrul belum melakukan uji klinis untuk obat tersebut.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengakui berbagai upaya maksimal telah dilakukan dalam menekan jumlah kasus maupun korban meninggal akibat DBD,. Upaya yang dilakukan mulai dari "fogging" fokus dan massal hingga pemberian abate untuk membunuh nyamuk Aedes Aegypti di tempat penampungan air bersih masyarakat kota itu.

Kota Pontianak juga telah dinyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD sejak Juli lalu. Data Dinas Kesehatan Kota Pontianak mencatat, sebanyak 62 orang meninggal karena DBD dari 3.187 kasus selama Januari hingga Oktober 2009. (Ant)

Read More......

Jumlah Pengguna Facebook Mencapai 325 Juta

Senin, 09 November 2009

Jakarta, (tvOne)

Situs Pertemanan Facebook, peminatnya kian hari terus meningkat. Pasalnya, akhir pekan lalu total jumlah pengguna Facebook mencapai 325 juta. Hasil itu tampaknya akan mencapai target 500 juta pengguna yang ditetapkan oleh pendirinya Mark Zuckerberg, Mei lalu.

Seperti dilansir VIVAnews, Facebook sangat serius meraih target mereka. Untuk itu mereka juga menyediakan berbagai tool dan aplikasi yang membuat pengguna mereka tertarik dan terus mencoba aplikasi-aplikasi baru yang ada. Facebook juga terus menerus diperbaiki, layanan diupgrade secara konstan dan kesalahan atau kelebihan yang dilakukan oleh jejaring sosial lain mereka amati.

Tidak seperti MySpace, Bebo, atau Hi5 yang penuh dengan bot spamming dan pengguna palsu. Facebook telah mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah hal tersebut meracuni jejaring sosialnya. Ini merupakan alasan mengapa angka 325 juta pengguna merupakan angka penting. Pasalnya, Facebook memiliki lebih dari 300 juta pengguna betulan di situs tersebut. Dari statistik resmi yang dirilis, 50 persen pengguna Facebook log in setiap hari di jejaring tersebut.

Ukuran sukses Facebook lainnya adalah bahwa 70 persen penggunanya merupakan pengguna dari luar Amerika Serikat. Dengan basis pengguna yang imbang, layanan tersebut berhasil melebihi kompetitornya seperti MySpace yang hanya populer di Amerika Serikat ataupun Hi5 yang hanya ramai di kawasan Eropa Timur dan Amerika Latin.

Read More......
Template by : kendhin x-template.blogspot.com